Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dana Pemeliharaan Jalan Menyusut, Dinas PUTR Sumenep Fokuskan Perbaikan di Titik-Titik Vital

Avatar
39
×

Dana Pemeliharaan Jalan Menyusut, Dinas PUTR Sumenep Fokuskan Perbaikan di Titik-Titik Vital

Sebarkan artikel ini
PROFIL. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep, Salamet Supriyadi, saat berada di ruang kerjanya. (Istimewa for MaduraPost)
PROFIL. Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUTR Sumenep, Salamet Supriyadi, saat berada di ruang kerjanya. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tahun depan harus bekerja lebih efisien menyusul penurunan anggaran pemeliharaan jalan yang cukup drastis.

Pada tahun anggaran 2025, dana yang dialokasikan hanya sekitar Rp4 miliar, mengalami pemangkasan dari alokasi sebelumnya sebesar Rp7 miliar.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Penjelasan tersebut disampaikan oleh Kepala PUTR Sumenep, Ery Susanto, melalui Kabid Bina Marga, Salamet Supriyadi.

Baca Juga :  Data Tidak Valid, Bupati Sampang Geram dengan Satgas Covid-19 di Kecamatan Karang Penang

Ia menyebut bahwa penyesuaian anggaran ini merupakan imbas dari kebijakan penghematan yang diterapkan oleh pemerintah pusat, dan berimbas hingga ke sektor infrastruktur di daerah.

“Memang ada penurunan yang cukup terasa dalam anggaran pemeliharaan jalan dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Salamet, Jumat (11/7).

Meski menghadapi kendala dari sisi pendanaan, Dinas PUTR tetap menjalankan program pemeliharaan jalan dengan skala prioritas.

Baca Juga :  Sumenep Terapkan PPKM, Bupati Busyro Akui Pengendalian Covid-19 Belum Ada Hasil Maksimal

Fokus utama dialihkan ke area yang dianggap strategis, terutama di wilayah perkotaan dan daerah kepulauan yang memiliki intensitas mobilitas tinggi.

“Walaupun anggaran berkurang, kami tetap berusaha mengoptimalkan sumber daya yang ada agar akses transportasi masyarakat tetap lancar dan pelayanan publik tidak terganggu,” jelasnya.

Kebijakan ini dinilai sebagai upaya untuk tetap menjaga konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya melalui perbaikan dan pemeliharaan infrastruktur jalan yang berperan penting dalam mendukung pertumbuhan wilayah.***

Baca Juga :  Hari Pertama Operasi Zebra 2020, Satlantas Polres Bangkalan Tilang 25 Pelanggar Lalu Lintas