SAMPANG, MaduraPost - Pengadaan 100 set pakaian olahraga bagi pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, senilai Rp17.427.000 menjadi perhatian setelah dokumen transaksi yang diterima redaksi menunjukkan anggaran tersebut telah dibayarkan pada 8 Mei 2026.
Namun, realisasi pengadaan itu masih membutuhkan penjelasan dari pihak terkait. Berdasarkan dokumen yang ditelaah redaksi, transaksi tersebut tercatat dengan kode pembayaran 35.27/04.0/000167/LS/1.01.0.00.0.00.01.0000/P1/5/2026. Uraian belanja menyebut pengadaan pakaian olahraga laki-laki dan perempuan sebanyak 100 set melalui pos penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor.
Dalam dokumen itu, PT Sandi Mitra Jasa tercantum sebagai penyedia barang. Nilai pembayaran sebesar Rp17,427 juta tersebut setara dengan rata-rata Rp174.270 per set.
Meski pembayaran telah tercatat, dokumen transaksi itu belum cukup untuk memastikan apakah seluruh pakaian olahraga telah diproduksi sesuai spesifikasi, diperiksa, diterima oleh Disdik Sampang, dan didistribusikan kepada pegawai yang menjadi sasaran pengadaan.
Karena itu, kepastian realisasi belanja perlu ditelusuri melalui dokumen pendukung, antara lain kontrak atau surat pesanan, bukti pemeriksaan barang, berita acara serah terima, serta catatan distribusi kepada penerima.
Kejelasan tersebut diperlukan untuk memastikan kesesuaian antara pembayaran yang tercatat dengan barang yang benar-benar diterima. Tanpa pemeriksaan terhadap dokumen dan kondisi fisik barang, dugaan pengadaan fiktif belum dapat dinyatakan terbukti.
Saat dikonfirmasi pada Senin, 5 Oktober 2026, Sekretaris Disdik Sampang, RR Dewi Trisna, mengarahkan media untuk meminta keterangan kepada kepala dinas. Namun, ia menyampaikan bahwa pimpinan instansinya sedang menghadiri kegiatan.
“Monggo bisa ke Pak Kadis (kepala dinas, red), tapi beliau sedang acara,” ujarnya singkat, Senin (5/10/2026).
Sementara itu, Kepala Disdik Kabupaten Sampang, Nor Alam, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang dikirimkan melalui pesan WhatsApp pribadinya hingga berita ini diterbitkan.
Redaksi masih berupaya memperoleh penjelasan mengenai realisasi pengadaan, keberadaan 100 set pakaian olahraga tersebut, serta dokumen pertanggungjawaban yang mendasari pembayaran.
Keterangan dari pihak Disdik Sampang dan penyedia diperlukan agar persoalan ini dapat diperiksa secara berimbang berdasarkan fakta dan dokumen yang tersedia.***