“Kalau kami tidak hanya fokus kepada satu rumah sakit, melainkan ke semua rumah sakit dan Puskesmas, pasti melakukan monitoring dan evaluasi,” sambungnya.
Sementara itu, upaya konfirmasi kepada pihak RS BHC belum membuahkan hasil. Media ini telah menghubungi Sandra Rahestri melalui WhatsApp pada pukul 09.28 WIB, 09.29 WIB, 12.57 WIB, dan 13.42 WIB. Namun, hingga berita ini disusun, pesan tersebut belum mendapat tanggapan.
MaduraPost juga mendatangi RS BHC Sumenep sekitar pukul 10.00 WIB untuk meminta keterangan secara langsung. Namun, petugas keamanan tidak mengizinkan awak media bertemu dengan Sandra dengan alasan belum ada janji pertemuan.
Dengan belum rampungnya investigasi internal dan belum adanya penjelasan medis yang diterima keluarga, penyebab kematian Firman masih menjadi pertanyaan yang menunggu jawaban resmi.***