Pesan ini biasanya menyertakan tautan yang mengarahkan Anda ke situs palsu yang meminta Anda mengisi data pribadi, seperti nama, alamat, nomor telepon, atau bahkan informasi kartu kredit. Setelah data diisi, penipu bisa menggunakannya untuk mencuri identitas atau melakukan penipuan lebih lanjut.
Cara Menghindari: Jangan pernah mengklik tautan yang mencurigakan atau memberikan informasi pribadi Anda ke situs yang tidak resmi. Selalu periksa sumber informasi dan pastikan berasal dari pihak yang terpercaya.
2. Phishing melalui Pesan Pribadi
Modus ini melibatkan penipu yang berpura-pura menjadi kontak Anda, seperti teman atau anggota keluarga, dan meminta bantuan.
Mereka mungkin mengklaim bahwa mereka sedang dalam keadaan darurat dan membutuhkan uang segera.