Saya ingin menjadi guru yang mengenal dengan siswanya, layaknya saya sebagai orang tua yang mengenal semua kepribadian anaknya.

Saya ingin menjadi guru yang berdaulat, yang memiliki orientasi kasih sayang kepada muridnya, dalam bentuk pemenuhan kebutuhan belajarnya terlepas dari sekedar kebutuhan akademik.

Saya tidak ingin menjadi guru yang merasa sebagai dewa pendidikan, berhak menilai siswa dengan persepsi kita sendiri, merasa memiliki daulah dikelas. Mengendalikan murid sebagai pion-pion untuk mematuhi yang difatwakan.

Saya tidak ingin menjadi guru yang hanya menjadikan standarisasi nilai untuk membedakan perlakuan terhadap siswa. Mengeksploitasi kelebihannya dan tidak mau terhadap kekurangannya.

Saya tidak ingin menjadi guru yang menjajah kemerdekaan siswa untuk mengungkapkan ketidaktahuannya yang seringkali menyita waktu kita.