Selain personal tersebut, Tim Paslon Berbakti juga mempersoalkan tingkat kehadiran pemilih di sejumlah TPS yang mencapai seratus persen, Padahal menurut Tim Paslon Berbakti terdapat sejumlah nama yang masuk dalam DPT sudah meninggal dunia sebelum tanggal Pemungutan suara.

Seperti yang terjadi di TPS 002, TPS 003 Desa Panaan, TPS 001 Desa Potoan Laok dan sejumlah TPS di Beberapa desa di Kecamatan Palengaan yang Paslon Berbakti kalah atas Paslon Kharisma.

Tidak hanya itu, Paslon Berbakti juga menyebut adanya intimidasi dan pengusiran terhadap para saksi 03 yang dilakukan oleh pihak Panitia, Sehingga saksi 03 merasa tertekan.

Kurang lebih ada 33 saksi Paslon Berbakti yang mengalami intimidasi, Seperti yang dialami saksi Mulyadi dan Moh Nurhamidi di TPS 06 dan TPS 04 Desa Dasok. Begitu juga saksi Sapandi di TPS 01 Desa Bulangan Timur.