PAMEKASAN, MaduraPost – Langkah Kiai Mudarris Abdul Wahab pelan menyusuri pemukiman warga Dusun Paseset Timur, Desa Sana Daja, Kecamatan Pasean, Minggu (18/1/2026) siang.
Di hadapannya, deretan rumah warga berdiri dalam kondisi tak lagi tegak—dinding retak, lantai membelah, dan sebagian bangunan tampak miring seolah sewaktu-waktu bisa roboh.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Pamekasan itu datang bukan sekadar melihat, melainkan memastikan langsung dampak bencana tanah longsor atau tanah bergerak yang menimpa warga.
Tokoh asal wilayah Pantura Madura ini didampingi wartawan MaduraPost, menyusuri satu per satu rumah yang terdampak, menyimak cerita pilu warga yang kini hidup dalam bayang-bayang ketakutan.
Di salah satu rumah, retakan memanjang di dinding menjadi saksi betapa rapuhnya kondisi bangunan. Di rumah lain, lantai amblas dan sudut bangunan terlihat menurun. Beberapa rumah bahkan sudah tak layak huni.