Alkes TCM merupakan salah satu alat utama untuk mendiagnosa TBC secara cepat dan akurat, dengan hasil yang biasanya bisa didapatkan dalam waktu singkat.

Alat ini mendeteksi DNA bakteri Mycobacterium tuberculosis secara langsung, sehingga lebih cepat dibandingkan metode konvensional seperti pemeriksaan dahak mikroskopis.

Kecepatan dan akurasi hasil diagnosa menjadi sangat penting, terutama untuk pasien TBC yang memerlukan penanganan cepat dan tepat.

Namun, dengan rusaknya alkes TCM di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo, pelayanan bagi pasien TBC terpaksa harus dialihkan ke puskesmas.