Perkenalan Abdurrahman dengan Islam dimediasi oleh sahabatnya, Abu Bakar Ash-Shiddiq, yang telah lebih dahulu memeluk Islam. Abu Bakar memperkenalkannya kepada Nabi Muhammad SAW dan menyampaikan ajaran tauhid yang menolak penyembahan berhala dan hanya beriman kepada Allah SWT.
Tanpa keraguan, Abdurrahman bin Auf segera menerima Islam dan menjadi salah satu dari kelompok orang pertama yang memeluk agama ini. Keputusan Abdurrahman untuk memeluk Islam tidaklah mudah.
Seperti halnya Muslim lainnya, ia harus menghadapi penentangan keras dari masyarakat Quraisy. Tekanan, ancaman, bahkan boikot ekonomi menjadi bagian dari kehidupannya sehari-hari setelah mengikrarkan keislamannya.
Namun, Abdurrahman tetap teguh dengan imannya dan tidak tergoyahkan oleh tantangan tersebut. Keimanannya kepada Allah dan kepercayaannya pada Nabi Muhammad SAW justru semakin kuat, menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam menyebarkan ajaran Islam.