Berdasarkan analisis AJI, Pemilu 2024 dipenuhi oleh polarisasi politik yang berpotensi semakin meluas pada Pilkada mendatang.
“Di beberapa daerah, seperti Aceh, polarisasi terjadi antara kelompok ulama dan eks-kombatan Gerakan Aceh Merdeka. Di Madura, potensi polarisasi ini juga perlu diwaspadai karena bisa memicu konflik di masyarakat,” jelasnya.
Menurut Andre, polarisasi politik dapat berdampak buruk pada stabilitas sosial, seperti meningkatnya demonstrasi, kerusuhan, hingga kekerasan.
"Di Aceh, ada salah satu calon yang rumahnya dibom," ungkap Andre, mencontohkan potensi ekstrem dari polarisasi politik.