Setiap langkah Sapi Sonok diiringi oleh riuh rendahnya tepuk tangan dan sorak sorai masyarakat yang menghargai warisan budaya mereka. Meskipun Khairuddin telah tiada, warisan yang ditinggalkannya tetap hidup.

Sapi Sonok terus menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Dempo Barat, mengingatkan akan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan kecintaan terhadap budaya lokal yang harus dijaga dan dilestarikan oleh setiap generasi yang datang.***