Meski rasa sedih dan rindu menghampiri, ia menyadari bahwa tanggung jawab sebagai dokter tidak mengenal waktu.
Kiki, dengan suara lembut namun penuh ketegaran, mengungkapkan bagaimana ia harus menerima kenyataan tidak bisa bersama keluarga di hari raya.
Baca Juga:Desainer Interior Alami Penganiayaan dan Fitnah, Laporkan Mantan Suami ke TRCPPA Indonesia
"Lebaran kali ini, saya hanya bisa berkomunikasi dengan keluarga lewat video call. Tapi saya berusaha mengambil sisi positifnya, kami tidak sendirian. Ada pasien dan keluarga pasien yang juga merasakan hal serupa," ujarnya.
Lebaran di rumah sakit tidak selalu suram. Ada momen-momen hangat yang tercipta, seperti saat keluarga pasien atau rekan sejawat membawa makanan khas Lebaran untuk mereka yang bertugas.