PAMEKASAN, MaduraPost - Pesta politik Pilkada Pamekasan 2024 semestinya menjadi pesta demokrasi yang transparan dan demokratis. Ironisnya, perayaan tersebut tidak dijadikan contoh baik oleh para tokoh daerah yang punya minat maju pilkada.

Buktinya pemasangan banner atau baleho yang dikerahkan ternyata tak mengantongi izin. Parahnya ini terjadi di berbagai penjuru, mulai dari pusat kota hingga ke pelosok desa.

Banner atau baleho tersebut di antaranya adalah bergambar Eks Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin, Sekretaris DPC PPP Pamekasan Achmadi, Pejabat Dispora Pemprov Jawa Timur, Firman Syah Ali, dan Eks Kemenag Pamekasan Afandi.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Pamekasan, Taufikurrachman, mengatakan banner atau beleho cabup yang merebak mayoritas belum bahkan tidak mengurus izin resmi.

"Semua tidak ada izinnya," ujar Taufik dalam wawancara dengan MaduraPost.