SAMPANG, MaduraPost - Petani garam di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur terancam gagal panen akibat tanggul tambak siring dilokasi jebol.
Jebolnya tanggul yang terjadi pada beberapa bulan lalu tersebut disebabkan tidak mampu menahan tingginya volume air laut.
Menghadapi kondisi seperti saat ini, para petani garam hanya bisa pasrah dan menunggu uluran tangan dari pemerintah. Pasalnya, dengan adanya wabah pandemi Covid-19 menjadikan beban petani garam semakin berat.
Kepala Desa Pangarengan, Moh Aksan membenarkan jebolnya tanggul di daerahnya itu akibat tidak mampu menahan arus deras air laut. Selain itu, kata dia, juga diduga karena kurangnya perawatan dari salah satu pemilik tambak terhadap tanggul.
"Jebolnya sudah lama tetapi belum diperbaiki, karena untuk biaya perbaikan tanggul itu terlalu besar, berkisar antara Rp 40 hingga Rp 50 juta. Informasinya tambak yang tanggulnya jebol itu disewakan pada orang Sumenep," katanya saat dikonfirmasi, Senin (26/04/2021).