PAMEKASAN, MaduraPost - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Republik Indonesia, menggandeng dan melalui program kemitraan Australia-Indonesia, Program Inklusi, akan mendorong orang terpinggirkan termasuk penyandang disabilitas demi kesetaraan dan capaian pembangunan yang inklusif.
Salah satu upaya Bappenas adalah menghadirkan kegiatan penguatan koordinasi antara Pemerintah Daerah dengan Organisasi Penyandang Disabilitas dan Organisasi Masyarakat Sipil untuk penyusunan Rencana Aksi Daerah Penyandang Disabilitas (RAD PD) yang akan berlangsung mulai 28 November hingga 1 Desember 2023.
Plt Direktur Penanggulangan Kemiskinan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kementerian PPN/Bappenas, Dinar Kharisma mengatakan, Program Inklusi Disabilitas merupakan sebuah terobosan program untuk mencapai pembangunan yang lebih Inklusif.
Pemerintah dan masyarakat diminta untuk ikut berpartisipasi dalam penyusunan RAD PD. Sehingga pemerintah pusat, daerah dan organisasi masyarakat sipil dapat bekerja bersama untuk membangun masyarakat yang lebih
inklusif terbuka.