Kasus dugaan suap dana hibah tersebut hingga kini masih menjadi perhatian publik karena diduga melibatkan jaringan pengurusan dana hibah yang cukup luas di Jawa Timur.
Di tengah proses hukum tersebut, nama Fauzan Adima kembali mencuat dalam laporan dugaan penipuan terkait pengelolaan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kotah, Kabupaten Sampang.
Laporan tersebut diajukan oleh H. Bahrul Ulum, pemilik dapur MBG yang bermitra dengan Yayasan Kolaborasi Ekosistem Masyarakat Indonesia (KEMAS).
Melalui kuasa hukumnya, Bahrul Ulum melaporkan dugaan penipuan yang menyeret nama seorang mantan anggota DPRD Sampang berinisial F.A bersama rekannya berinisial I.S.