SAMPANG, MaduraPost - Anggaran Dana Desa (DD) sebesar Rp 3,3 Miliar yang diterima Pemerintah Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang menjadi sorotan masyarakat karena pembangunan yang dianggarkan dari Program tersebut dianggap tidak tepat sasaran.

Seperti Realisasi pembangunan lapangan Badminton yang diambil dari program DD tahap pertama sebesar Rp 357.998.400, Menurut Masyarakat setempat, pembangunan Lapangan Badminton tidak penting, Karena masih banyak jalan poros desa yang hancur belum tersentuh program Dana Desa.

Menanggapi hal tersebut, Cholil selaku Kepala Desa Tlambah menuturkan bahwa setiap realita program Dana Desa sesuai dengan usulan masyarakat, Termasuk pembangunan Lapangan Badminton.

"Pembangunan Gor Badminton itu usulan dari para para anak muda yang ingin agar Desa Tlambah mempunyai fasilitas olahraga yang baik, Jadi itu bukan kepentingan pribadi, tapi usulan dari Masyarakat," Kata Cholil.

Selain itu Cholil menjelaskan bahwa pembangunan di Desa Tlambah sejak 2020 hingga 2023 tidak maksimal, karena realisasi DD digunakan untuk BLT-DD akibat pandemi covid-19.