Namun pihaknya menduga, bahwa kejadian semacam itu terjadi akibat ulah tangan orang yang tidak bertanggungjawab.
"Yang jelas tindakan semacam itu tidak dilakukan oleh pihak internal dari BRI. Tindakan ini kan dari luar, sistem kami terproteksi dengan aman. Meski nasabah dengan jelas menerima kode OTP-BRI," ungkapnya.
Pihaknya menegaskan, selama ini BRI telah memberikan sosialisasi kepada nasabah soal maraknya tindak pidana penipuan yang mengatasnamakan BRI baik via telepon maupun aplikasi WhatsApp.
Soal sistem keamanan nasabah, kata Candra lebih lanjut, sejauh ini tidak satupun karyawan maupun petugas dari BRI yang dapat mengetahui isi OTP yang dikirim ke nasabah manapun.