PAMEKASAN, MaduraPost - Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Bajur, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur diluar wewenangnya terindikasi menilap atau menggelapkan ratusan surat undangan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Desa tersebut.
Berdasarkan pengakuan dari salah satu KPM dan beberapa informasi yang dihimpun oleh Wartawan Media ini, bahwasanya ada sekitar kurang lebih 250 surat undangan yang diduga sengaja tidak diberikan kepada KPM-nya (Penerima BPNT, red) oleh Pj Kades Bajur bersama Perangkat Desanya.
Hal tersebut kini sangat menjadi sorotan banyak pihak dan tentunya menjadi perbincangan hangat ditengah-tengah masyarakatnya (masyarakat Desa Bajur) yang sebentar lagi akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa.
Menurut salah satu dari ratusan KPM yang tidak peroleh surat undangan tersebut, Nom Pulan sebut saja begitu menegaskan, kalau dirinya tidak menerima atau mendapatkan surat undangan itu, tapi kata dia, nama dirinya ada tertera sebagai penerima BPNT itu di PT. Pos Penyalur.
"Tadi siang kami cek langsung ke PT. Pos Penyalur, nama kami ada di sana, tapi karena kami tidak ada atau tidak diberikan surat undangan, yang seharusnya kami mendapatkan BPNT sebesar 600rb itu, ya kami tidak dapat," ungkap kepada Pewarta Media ini, Jum'at (4/3 /2022).