Ditempat terpisah, anak dari salah satu KPM di Desa Bajur sebut saja Achmad mengatakan, kalau ibunya sejak awal telah menjadi KPM BPNT itu, ia juga menyebutkan, ibunya sebelum-sebelumnya menerima bantuan itu semasih berupa sembako, tapi saat ini tiba-tiba tidak menerimanya (BPNT, red) lagi setelah sekarang bantuan tersebut disalurkan berupa uang tunai.

"Padahal KPM-KPM yang lain di Desa ini sepertinya sudah menerima uang tunai 600rb dari BPNT itu, tapi kok ibu saya belum atau tidak menerimanya lagi bantuan itu, katanya setiap penerima sebelumnya dapat surat undangan, tapi kenapa kok ibu saya tidak dikasih, ini ada apa?, saya akan datangi pihak PT. Pos Penyalur," kesal Achmad.

Sampai berita ini ditayangkan, belum ada konfirmasi dan klarifikasi dari Pj Kades Bajur dan pihak PT. Pos Penyalur.