PAMEKASAN, MaduraPost - Badan Kehormatan (BK) DPRD Pamekasan, Jawa Timur, merespons dugaan tanda tangan palsu yang dilakukan oleh oknum wakil rakyat. BK menyebut setidaknya dalam kasus ini sudah melakukan proses sidang secara berulang. Namun hingga kini belum dapat mengungkap watak pelaku pemalsu tanda tangan tersebut.
"Kepada Ketua BK untuk segera mungkin untuk melakukan atau kemudian segera menggelar sidang berikutnya, agar memanggil untuk segera bersangkutan hadir dalam persidangan tersebut, namun entah sampai sekarang Ketua BK tidak ada," kata Anggota BK DPRD Pamekasan Hamdi.
Menindaklanjuti bukti petunjuk awal kata Hamdi, sudah menindaklanjuti ke Bank Jatim, bahkan pihaknya sudah beberapa kali sudah ketemu dengan pihak Bank Jatim.
"Cuma yang menjadi persoalan disitu pihak Bank Jatim tidak punya berkas aslinya, pada saat kami tanya kenapa tidak punya aslinya, mereka (Bank Jatim, red) mengatakan berkas aslinya di tarik," jelasnya.
Sebelumnya, sejumlah aktivis dari berbagai elemen organisasi menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (24/11/2021). Mereka menuntut oknum anggota DPRD Pamekasan yang telah memalukan perbuatan memalukan tanda tangan palsu itu di proses hukum.