"Kami minta Pemkab Sumenep segera menuntaskan kemiskinan dan pengangguran," tandasnya.
Sementara itu, dalam aksi yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut tak satupun pejabat Pemkab menemui massa aksi. Akhirnya, mahasiswa kecewa. Buntut kekecewaan mahasiswa berakhir dengan membakar ban di tengah jalan raya tanpa mengurangi baju.