PAMEKASAN, MaduraPost - Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Madura Menggugat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Madura, Jawa Timur (28/10/2021).

Dalam aksinya, mereka menuntut agar Presiden RI (Joko Widodo - Ma'ruf Amin) mundur dari jabatannya, menuntut persoalan Garam di Madura dan meminta Pemerintah stop impor Garam serta menuntut agar kasus hukum di Indonesia diselesaikan supaya masyarakat tidak menilai miring terhadap Presiden RI.

Kemudian mereka juga meminta agar Pemerintah Pusat mengedukasi masyarakat dengan baik perihal vaksinasi, meminta Pemerintah Pusat untuk menciptakan lapangan pekerjaan dan hidupkan ekonomi masyarakat serta meminta agar Pemerintah memperbaiki birokrasi demokrasi di Indonesia.

Dan dalam aksinya juga, mereka meminta Pemerintah khususnya Pemerintah Daerah Pamekasan supaya proses eksplorasi prihal Migas harus mengutamakan kepentingan masyarakat setempat terutama masyarakat yang terdampak bukan kepentingan K3S.

Serta meminta Pemkab Pamekasan perihal Migas tersebut supaya dalam pelaksanaan pemberian bantuan kepada masyarakat baik bantuan itu berupa CSR atau bantuan-bantuan yang lain harus diberikan 100% dan harus langsung diberikan dan dikelola oleh masyarakat tanpa pihak ketiga.