"Kami diperas begini tidak bisa langsung mendadak minta maaf dan langsung ingin mengembalikan uang dengan disuguhi surat pernyataan damai. Maaf ya keluarga kami sudah terlanjur sakit hati diperlakukan demikian," kata dia kepada MaduraPost, Sabtu (23/10).

Ia menyampaikan meski jadi orang baru di Desa Banaresep Timur, pihaknya tidak diam dengan segala aktivitas pemerintahan, baik dari pembangunan dan pelayanan kesehatan. Dari itu untuk menyelesaikan kasus ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan sejumlah tokoh dan aktivis yang paham hukum.

Sementara itu, Kepala Tata Usaha, Puskesmas Moncek Timur, Mahfud belum menerima laporan dugaan oknum bidan peras pasien peserta BPJS. Meski demikian ia berjanji jika dikemudian hari ada laporan tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti.