Menurutnya, besaran angaran masing-masing sekolah bervariatif. Bergantung dari kerusakan masing-masing ruang kelas.
"Untuk besaran angaran tergantung dari kerusakan dan semua anggaran tersebut sumber danaya dari DAK," ujarnya.
Amrul berharap dengan adanaya program rehabilitasi tersebut, pihak sekolah baik guru maupun siswa, dapat merasakan fasilitas baru layaknya rumah sendiri.
"Dan yang paling utama mampu meningkatkan etos dalam proses belajar dan mengajar. Subtansinya dengan adanya sarana dan prasarana ini sekolah mampu meningkatkan proses belajar mengajar dan bisa membuat nyaman seperti rumah kedua bagi mereka," harapnya.