PAMEKASAN, MaduraPost - Mayoritas proyek dana alokasi khusus (DAK) di 30 lembaga sekolah dasar negeri (SDN) di bawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayan (Disdikbud) Pamekasan, Jawa Timur, mengabaikan papan informasi proyek.
Padahal aturan tersebut tidak boleh dikesampingkan, sebab meski hal sederhana, tidak sedikit pelaku proyek enggan melengkapi papan informasi proyek. Seperti proyek yang dikerjakan di SDN Tlontoraja VI Kecamatan Pasean, SDN Waru Barat VII Kecamatan Waru, dan SDN Sumber Waru II Kecamatan Waru.
Ketua Forum Pemuda Pantura Burhanuddin Maulana mengatakan, pelaku proyek yang mengabaikan papan informasi cenderung bermental tidak terbuka kepada publik. Artinya ada hal yang terkesan dirahasiakan.
"Apa susahnya kalau menyertakan identitas proyek di papan informasi, hanya pekerjaan mudah ini, sering diabaikan," kata Burhanuddin kepada MaduraPost, Rabu (8/9).
Meski demikian, ia meminta kepada pemerintah agar tidak diam dalam persoalan yang sederhana ini. Minimal mereka diberi peringatan, agar tidak mengabaikan papan informasi. Sehingga masyarakat mengetahui identitas dan anggaran proyek yang dikeluarkan pemerintah.