SUMENEP, MaduraPost - Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (LSM Garis) ikut soroti perjalanan dinas (Perdin) para pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, ke Kota Batu, Malang.

Acara dengan agenda rapat kerja asistensi dan pendampingan intensif, dalam rangka percepatan perencanaan program prioritas Bupati demi pelaksanaan roda pemerintahan empat tahun ke depan itu, terus mengundang banyak tanya.

Pasalnya, buntut dari perjalanan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Sumenep menuai perbincangan, apalagi jika kemudian timbul klaster baru penyebaran Covid-19 lantaran menggelar rapat kerja di Kota Batu, Malang.

Sebab itu, kritikan datang dari aktivis pemerhati kebijakan publik di Sumenep, Ketua LSM Garis, Supardi, meminta Bupati berikut Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep harus bertanggung jawab.

Menurutnya, bukan tidak mungkin nanti ada klaster baru penyebaran Covid-19 yang dibawa oleh para pejabat Pemkab Sumenep sepulang dari Kota Batu, Malang.