Akan tetapi lain dari itu, ucap Miftahul, sehabis pihaknya melakukan koordinasi dan klarifikasi ke PT. BG Pamekasan beberapa waktu yang lalu, pihak PT.BG berjanji akan memberikan bukti-bukti tindakan yang dilakukan oleh salah satu oknum karyawannya yang pada saat itu bersama Sugik masuk ke ruang CCTV.

"Nah faktanya, sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak PT. BG Pamekasan, baik melalui hubungan telepon seluler ataupun via yang lainnya," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya juga sangat menduga bahkan mengindikasikan telah terjadi kongkalikong yang dilakukan oleh pihak PT. BG dengan PT. PKSS yang hal itu ia duga demi melindungi dua karyawan PT. BG yang selingkuh atas nama inisial LTF (bagian administrasi) dan inisial WYD (bagian tekhnisi).

"Pada intinya, kami menilai semacam ada indikasi kongkalikong serta kami mengindikasikan ada indikasi rasa ketidaksenangan dari Pimpinan PT.BG Pamekasan Syaifud Dahlan," tegasnya

Seperti pada pemberitaan sebelumnya, Pimpinan PT. BG M. Syaifud Dahlan berdalih, kalau apa yang dilakukan oleh dua karyawannya itu tidak masalah.