PAMEKASAN, MaduraPost - Sejumlah massa yang tergabung dalam lintas LSM atau NGO kembali gelar aksi demonstrasi di depan Kantor DPRD dan di depan Kantor Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur.
Aksi penolakan terhadap kebijakan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam prihal penghapusan dan belum dicairkannya TPP ASN tersebut merupakan aksi lanjutan dari aksi-aksi sebelumnya.
Kemudian, dalam aksi tersebut diiringi musik tradisional (Angklung) sebagai simbol kalau Bupati Baddrut Tamam dan DPRD Pamekasan sedang galau, kacau serta sedang berada di jalan yang sesat.
Selain itu, para pendemo juga menyerahkan sejumlah dana koin berbentuk sesajen yang ditaburi kembang tujuh rupa. Dimana hal itu merupakan bagian atau bentuk peduli kepada Bupati Baddrut Tamam yang dinilai alergi dan takut menghadapi demonstran.
Tak hanya itu, pada aksi tersebut demonstran juga memberikan hadiah berupa piagam dan sebuah piala kepada Bupati Baddrut Tamam sebagai Bupati Pembohong dan Bupati Raja Tega nomor 1 se-Indonesia.