Karyawan ayam geprek tersebut berjumlah empat orang, yang terdiri dari anak-anak yang masih remaja. Tirto manfaatkan dan memberi mereka pekerjaan, sebagai edukasi kepada masyarakat.

"Kita saling bantu agar mereka dapat penghasilan dna menjadi keluarga dalam usaha saya," tukasnya.