PAMEKASAN, MaduraPost - Tiap sore, ada pemandangan menarik di depan Pasar 17 Agustus, Kelurahan Bugih, Pamekasan" class="inline-tag-link">Kota Pamekasan. Pemandangan tersebut berupa banyaknya pembeli di lesehan warung makan untuk mengantri pesanan Ayam Geprek Cak Tirto.

Selasa (16/3), MaduraPost langsung berjumpa dengan pemiliknya Tirto. Di tengah aktivitas pelayanan dari pembeli, Tirto tampak tampil sederhana tidak seperti layaknya bos. Ia mengawasi pergerakan anak buahnya dalam melayani pembeli.

"Saya sendiri namanya Tirto," kata dia saat dimintai keterangan.

Nama Cak Tirto ternyata ikon dari nama dirinya untuk dibranding nama usaha. Usaha lain di sebelahnya, adalah warung lesehan makanan.

Menurutnya, usaha ayam geprek tersebut sudah tiga tahun berjalan. Dari perjalanannya memakan waktu yang cukup panjang. Terlebih prosesnya di saat usahanya mau baru berdiri.