"Sampai sekarang saya masih belum sembuh. Buktinya bercak dan luka di pantat saya masih terasa nyeri, meski sebelumnya sudah ke rumah sakit," kata Hamat saat memberikan keterangan kepada penyidik.

Sementara itu, Aktivis LSM KPK Fatholla yang mulai dari awal mendampingi korban membenarkan jika penyidik Polres mendatangi rumah korban.

"Tujuannya tentu untuk mengumpulkan data dan keterangan (Pulbaket). Dan lain-lainnya polisi yang paham teknis nanti," singkatnya.

Sebelumnya, Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komunitas Pemantau Korupsi (KPK) melaporkan oknum 'dokter gadungan' ke Polres Pamekasan.