Pak Pri menambahkan, saya amati dari tadi sampai selesai walaupun tadi sempat ada yang kontroversi antara tokoh dan BPD, tapi itu hal yang wajar, karena itu sudah menjadi mekanisme demokrasi, setelah di musyawarahkan ternyata itu hanya perbedaan pendapat dan saya rasa hanya saja ada ketidak puasan satu sama lainnya.

Tapi untung bisa di musyawarahkan secara kekeluargaan walaupun tadi sempat tegang, lalu BPD dan yang bersangkutan membuat forum kecil agar bisa mencari solusi, akhirnya dalam waktu sebentar sudah menemukan solusi.

"Tadi memang sempat ada yang keberatan mas tapi itu hanya ketidakpuasan saja karena pengajuan P2KD dari pihak terkait tidak tertera di susunan kepanitiaan yang dibacakan oleh BPD, tapi Alhamdulillah setelah di musyawarahkan cepat menemukan solusinya," tutur Supriadi kepada awak media MaduraPost

Saya harap kepada semua panitia mulai dari ketua samai anggota yang baru saja dilantik bekerjalah dengan amanah dan apa adanya, jangan bekerja dengan ada apanya,"karena semata-mata ini untuk kesehatan demokrasi yang ada di desa durjan dan juga untuk membangun durjan lebih baik ke depan," harapnya (Mp/ady/kk)