Misalnya saja Bahar, dia menerangkan, area yang terjal sempat menjadi kendala saat pelaksanaan pembangunan. Sebanyak 30 orang pekerja dari masyarakat setempat termasuk dirinya, dengan gigih menerima hukum alam tersebut. Medan yang cukup licin, kata dia, tetap dikerjakan sebaik mungkin.
"Tapi jika melihat cuaca, saat hujan lebat tidak dikerjakan. Materialnya ditempatkan di pemukiman warga. Kendalanya hanya hujan. Tapu kami bersyukur adanya PATM ini," akuinya.
Warga lain juga menganggap, jalan terjal menjadi kendala terselesainya PATM dari target yang semula akan tepat waktu menjadi molor. Hal itu dikatakan Sura'is (60), material proyek sedikit lambat masuk ke lokasi pengerjaan.
"Kesulitannya ya dari jalan ini. Kalau hujan sudah pasti sulit masuk," ujarnya.
PATM Dibangun untuk Tampung Pertanian Warga