Jarak bendungan utama sekitar 200 meter dari PATM bendungan I. Sedangkan bendungan I ke bendungan II atau bendungan hilir PATM berjarak sekitar 400 meter. Kemudian, jarak lokasi jalan Dusun Galuguran menuju lokasi PATM sendiri bisa ditempuh sekitar 600 meter.

Dayat menerangkan, sungai sumber lembung adalah tempat pembuangan terakhir dari lini sungai yang ada di Kecamatan Pasongsongan. Misalnya, sungai dari Desa Lebbeng Barat, Lebbeng Timur, Prancak, Montorna, dan kawasan yang masuk Kabupaten Pamekasan, yakni Sanah Tengah dan Sanah Laok.

Menurutnya, warga setempat telah sepakat untuk meniadakan bendungan lama (Atas). Sebab, kata Dayat, dengan adanya bendungan atas tersebut, saat hujan turun dengan intensitas tinggi hanya menjadi penghambat dan meluapnya arus sungai yang mengakibatkan banjir bandang terjadi.

"Jadi, aset bendungan lama yang ada di atas bendungan PATM diminta untuk segera di hapus," kata Dayat pada pewarta, Jumat (23/1).

Disisi lain, bersama tokoh masyarakat Lebbeng Barat yang dipelopori KH. Taufik Jamali, telah berkirim surat kepada Bupati Sumenep untuk segera melihat dampak dari luapan air bendungan lama yang setiap tahunnya menggenang ke lahan warga dan sumur gali milik masyarakat.