PAMEKASAN, MaduraPost - Pelaksanaan proyek Makadam di perbatasan antar dusun, tepatnya di Dusun Pangungangan, Desa Banyupelle, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur yang saat ini sedang dikerjakan tersebut sepertinya akan mau dikerjakan asal jadi saja, sehingga dikeluhkan oleh beberapa elemen masyarakat.
Berdasarkan pantauan Wartawan MaduraPost dilokasi, proyek yang sedang dikerjakan tersebut diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB) dan diduga hanya mau dijadikan lahan memperkaya diri sendiri oleh pelaksana.
Sebab, nampak jelas pada bagian dasar dari makadam itu tidak mengunakan batu ukuran 5/7 cm, dan pada penataan batunya yang berukuran 3/4 cm sepertinya ditata sangat renggang dan itupun tidak semua pada bagian dasarnya diberikan tataan batu, akan tetapi langsung diberikan tanah yang bercampur batu apung.
Selain itu, proyek makadam tersebut tidak jelas dari mana sumber dananya. Sebab di lokasi proyek tidak ada papan informasi publik yang terpampang, sehingga proyek tersebut tidak jelas berapa jumlah anggarannya dan berapa volumenya.
Hal itu disampaikan oleh salah seorang aktivis anti korupsi dari Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPUR) Zainal Seninggih kepada Wartawan media ini setelah melakukan investigasi ke lokasi proyek.