Oleh sebab itu, ucap Seninggih (sapaan akrabnya), pihaknya akan segera mengkaji dan berkoordinasi dengan pihak penegak hukum khususnya dengan pihak Inspektorat Pamekasan.
"Karena beberapa bukti awal seperti gambar dan video serta kesaksian beberapa warga dan pengguna jalan sudah kami kantongi. Yang jelas, meski besok-besok pihak terkait memperbaikinya, itu tetap harus ditindaklanjuti, kecuali dibongkar ulang, karena proyek ini nampak jelas penyimpangannya," tegasnya.
Kemudian, beberapa waktu yang lalu, Kepala Desa Palesanggar Abdul Qadir kepada Wartawan MaduraPost di rumahnya mengaku, kalau dirinya tidak tahu menahu masalah pelaksanaan proyek tersebut.
"Saya tidak tahu menahu mas, masalah proyek itu," ucapnya.