PAMEKASAN, MaduraPost - Realisasi proyek Hotmix pada program pemeliharaan berkala jalan kabupaten (PEN) pemeliharaan jalan Kacok - Palesanggar, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB).

Pasalnya, realisasi proyek Hotmix yang lending sektornya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pamekasan yang kurang lebih baru 1 bulan selesai dikerjakan. Saat ini pada bagian fisiknya sudah banyak yang rusak.

Sehingga hal itu membuat masyarakat khususnya para pengguna jalan serta beberapa pegiat anti korupsi di Pamekasan merasa sangat geram dan akan meminta pihak penegak kebijakan untuk membongkar ulang Hotmix tersebut.

Dilokasi realisasi proyek tersebut, salah seorang aktivis anti korupsi dari Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPUR) mengatakan, pihaknya sangat kecewa dan menduga, kalau realisasi proyek yang sudah amburadul itu hanya dijadikan lahan korupsi oleh korporasi.

"Hal itu terbukti, karena berdasarkan pantauan kami, beberapa bagian dari fisik proyek ini sudah banyak yang sudah rusak parah, padahal baru kurang lebih 1 bulan selesai pengerjaannya," kata Zainal Seninggih yang merupakan Ketua dari GEMPUR kepada Wartawan MaduraPost, Rabu (20/01/2021).