“Untuk yang pertama dimulai tadi malam sekitar pukul 11-an dan kemungkinan saat ini sudah dilanjutkan oleh grup macapat yang lain,” tuturnya.
Istilah Macopat atau Macapat adalah sebuah tembang atau puisi tradisional Jawa yang bertuliskan huruf arab. Setiap bait mempunyai baris kalimat yang disebut gatra, setiap gatra mempunyai sejumlah suku kata tertentu dan berakhir pada bunyi sajak akhir yang disebut guru lagu.
Pembacaan macopat di Sumenep dilakukan oleh dua orang, pembaca pertama bertugas membaca tulisan atau kitab bertulis arab yang memuat ragam cerita dengan langgam yang khas. Sedangkan orang yang kedua bertugas mengartikan. (Mp/al/rus)