SUMENEP, MaduraPost - Polemik bayi yang diduga tertukar di rumah sakit umum daerah (RSUD) dr. H. Moh Anwar Sumenep, Madura, Jawa Timur, berbuntut panjang.
Pasalnya, kejadian tersebut terus disorot khalayak umum dan menjadi perbincangan hangat ditengah masyarakat.
Sebab itu, Komisi IV DPRD Sumenep memanggil direktur RSUDMA guna meminta klarifikasi.
Wakil ketua komisi IV DPRD Sumenep, Siti Hosna menerangkan, pemanggilan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dewan sebagai lembaga legislatif yang menaungi RSUD.
Baca Juga:Warga Dempo Barat Hentikan Paksa Proyek Jembatan Penghubung Desa Karena Dinilai Akan Berdampak Buruk
"Jadi, kami meminta pihak RSUD untuk memberikan penjelasan yang sejujur-jujurnya," ungkapnya, pada awak media, Rabu (18/11).