Lebih lanjut Jauhari mengatakan bahwa sengketa yang saat ini terjadi antara Nenek Bahriyah dan Suhartatik karena motif ingin membela hak. Namun mereka tidak sadar bahwa apa yang mereka lakukan menjadi cibiran masyarakat.

"Suhartatik tidak akan menjadi Kaya atau miskin karena tanah tersebut, Begitu juga sebaliknya, Motif membela hak bagi keduanya hanya nafsu dari keduanya yang akan berakibat Allah akan mencabut Barokah dari tanah tersebut," Tegas Jauhari.

Menurut Jauhari, Antara Suhartatik dan Bahriyah harus mempunyai kesadaran diri dan menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan. Salah satu solusinya dengan cara Ilmu Faraidh, Bukan melalui proses hukum yang akan membuat reputasi keluarga mereka hancur.

"Kalau proses saling lapor tetap dilanjutkan, Keduanya tidak bisa mediasi, Maka leluhur mereka yang mempunyai tanah tersebut tidak akan pernah ridho, Barokah tanah tersebut akan dicabut," Tutup Jauhari.