Sementara itu, Pj Kades Kebun Sareh, Suryadi mengatakan bahwa pengajuan program bantuan Jatim Puspa di Desa Kebun Sareh sebelum dirinya menjabat. Sedangkan dalam proses realisasi didampingi oleh pendamping desa dan Kabupaten.
"Penerima Bantuan Jatim Puspa di Desa Kebun Sareh sekitar ada 70 orang, namun bantuan tersebut berupa barang sesuai permintaan penerima seperti kulkas dan Spring bed dan lainnya," ujarnya.
Suryadi menjelaskan, bahwa masyarakat yang mempermasalahkan program tersebut karena pada saat NIK nya di masukkan tertolak dan masuk ke NIK orang lain.
Saat ditanya soal adanya dugaan penyelewengan Bantuan tersebut, Suryadi dengan tegas mengatakan bahwa bantuan program tersebut sudah sesuai prosedur.