Dari TNI Beralih Profesi Menjadi Dokter Spesialis Ortopedi
Sebenarnya, selama dr. Erwin menjadi prajurit negara ia sudah berada di bagian kedokteran sesuai dengan jurusannya.
Menurutnya, menjadi TNI dan dokter itu dinasnya fifty fifty. Artinya, kata dia, prosesnya itu dijalani dengan dua jalur profesi antara TNI dan dokter spesialis Ortopedi.
"Saat itu, ketika saya di TNI masih sebagai mahasiswa kedokteran tingkat IV, lulus pada tahun 1992 pangkatnya naik jadi Letnan I, lalu terus melanjutkan sekolah akhirnya pangkatnya terus naik," cerita dr. Erwin.
Usai lulus jadi dokter Ortopedi, dia kemudian dikirim bertugas ke Medan lalu dilempar ke Aceh dilanjutkan ke Surabaya, hingga akhirnya standby di Jakarta.