Adapun penghulu pernikahan antara Satrio Paningit dan Sri Rahayu ialah Gus Kresna. Dia merupakan sosok spritualis yang sudah mumpuni dan memahami keghoiban alam semesta.

Sosok ganteng dan berambut panjang ini mengawinkan Satrio Paningit dengan Sri Rahayu (domba) dengan penuh khidmat, khusuk, seraya mengawinkan energi alam semesta.

Gus Kresna berharap setelah pernikahan ini, Indonesia rukun, damai sentosa. Kegiatan ritual perkawinan langka dan unik ini didukung oleh Sera Group, pimpinan H. Muhamad Sholeh.

Seorang tokoh spritual Gus Arif Syaifullah juga ikut membantu semua jalannya ritual perkawinan antara Satria Paningit dengan seekor domba yang diberi nama Sri Rahayu.