"Sehingga alam semesta atau jagad ini selaras energinya. Ini salah satu bentuk keprihatinan dan rasa cinta kami kepada Ibu Pertiwi selaku spritualis Nusantara, tanpa sedikitpun mengurangi kemuliaan kita sebagai manusia," jelas Ketua Paranormal Nusantara dan seorang Guru Spritualis ini.

"Sekali lagi ini bukan perkawinan biologis tapi perkawinan unsur alam atau energi semesta sehingga Indonesia tetap damai, sejahtera," tegas Ki Ageng, julukan Gus Nur Hudi.

Ritual perkawinan antara Satria Paningit dan Sri Rahayu (seekor domba) dibawa panduan Romo Sudarto, seorang guru besar ilmu leluhur (Kejawen). Romo Sudarto yang dikenal sebagai sosok tokoh kharismatik ini mewarnai upacara perkawinan langka ini. Romo Sudarto juga seorang pimpinan Ormas PROJO Kabupaten Gresik.

"Inilah bentuk kecintaan kami kepada Ibu Pertiwi dan kehidupan yang kami tuangkan dalam bentuk ritual supaya Indonesia damai dan tentram. Kami melihat energi semesta dan leluhur kami sangat senang melihat ritual ini," tegas Romo Sudarto.

"Kami juga berharap saudara saudara kita yang di luar sana tidak salah paham dan menafsirkan yang negatif. Itikad kami semata-mata untuk mendoakan Indonesia tercinta supaya damai, rukun, sejahtera," kata Romo Sudarto.