"Kami bukan preman, kami hanya ingin berdiskusi dengan anggota dewan. Jika kami dihalangi, maka hanya ada satu jalan, revolusi," teriak Abdul, koordinator lapangan (Korlap) Aksi di atas mobil komando, Senin (11/4).
Selang beberapa jam berorasi, salah satu anggota dewan yakni Abu Hasan dan Masdawi akhirnya menemui mahasiswa. Dua wakil rakyat ini melakukan negosiasi dengan mahasiswa. Niat hati ingin meredam emosi, negosiasi tersebut malah tak berjalan mulus.
Pasalnya, peserta aksi hanya meminta Ketua DPRD Sumenep dan seluruh jajarannya untuk hadir secara langsung menemui mahasiswa.
"Kami meminta semua, malah Ketua Dewan tidak ada. Kami curiga, apa jangan-jangan wakil rakyat kami sedang jalan-jalan," ucap Abdul penuh emosi.