"Iya belum digaji memang. Karena keuangan menipis dan belum sanggup menggaji mereka. Jadi, gajinya tertunda," kata dia menjelaskan.
Disamping itu Molyadi mengungkapkan, menipisnya keuangan untuk membayar gaji karyawan itu lantaran beban operasional langsung maupun tidak langsung PT Sumekar lebih besar daripada pemasukan, sebab, sejauh ini perusahaan hanya mengandalkan pendapatan penghasilan dari Kapal DBS yang beroperasi.
"Pemasukan kami tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan. Kita kan mengandalkan operasional kapal, kapal jalan baru ada pemasukan lagi," tuturnya.
"Kebetulan sekarang kapalnya sedang docking. Nanti kalau kapal jalan iya itu untuk menggaji," kata dia menambahkan.