"Tapi Dadang ini mengatakan bahwa katanya biayanya mahal, sama saja dengan memasang kWh baru. Makanya saat itu saya tidak melakukan pemindahan kWh," kata Hosnan bercerita.
Selang berapa lama, Hosnan bertemu dengan oknum bernama Erri yang mengaku dapat melakukan pemindahan kWh meter, Erri pun meminta biaya pemindahan senilai Rp 1.700.000.
Tanpa pikir panjang, Hosnan menyanggupi permintaan oknum tersebut dengan biaya yang diminta. Sebab, Erri mengaku pemindahan itu resmi dan sudah didaftarkan ke PLN. Hosnan pun percaya dan langsung melakukan pemindahan kWh meter tersebut.
Diberitakan sebelumnya, pada bulan Juli tahun 2021 lalu, kWh meter milik Hosnan sudah tidak digunakan lagi, sebab ia telah membeli kWh meter baru, yaitu kWh meter voucher (450 volt) atas namanya sendiri.
Pada saat pemasangan kWh meter yang baru, pihaknya meminta petugas PLN untuk mencabut kWh meter tersebut.