PAMEKASAN, MaduraPost - Polemik pelaksanaan Pilkades Serentak di Kabupaten Pamekasan yang akan digelar pada 23 April 2022 menuai pro dan kontra.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pamekasan dan Serikat Islam (SI) yang ingin agar Pilkades serentak kabupaten Pamekasan tidak digelar pada 23 April 2022 karena bertepatan dengan Bulan suci Ramadhan, Justru mendapat semprotan dari Mohammad Rofiuddin yang merupakan mantan Kepala Desa Potoan Daya.
Alasan MUI dan SI Pamekasan meminta Pilkades tidak digelar pada bulan Ramadhan untuk menjaga kesucian dan kehormatan bulan suci ramadhan, Justru menurut Rofiuddin merupakan alasan Politis.
Bahkan dengan tegas Rofiuddin menyuruh MUI untuk ngaji lagi, karena menurut Rofiuddin, MUI tidak paham konsep Ibadah.
Hal itu disampaikan Rofiuddin dalam voice not yang beredar luas di jejaring sosial WhatsApp.