“Ada beberapa kades yang menghubungi saya, dikirimi fotonya juga, saya jawab tidak kenal, saya merasa tidak ada hubungan famili dengan yang bersangkutan. Ngakunya kan saudara sepupu, kalau sama sepupu, sampai umur sekarang insya Allah saya tahu semua,” tegasnya.

Jika oknum tersebut kembali menghubungi Kades, pihaknya mengimbau agar disikapi dengan bijak, jangan sampai terpengaruh dengan label yang mengaku sepupunya.

“Kades harus bersikap bijak, sesuai aturan. Jika mengaku dari pers, butuh informasi tentang desa ya berikan saja sesuai prosedur, namun jika ada kades yang merasa dirugikan, silahkan saja ambil sikap,” jelas mantan Kepala Dinas Sosial Sumenep ini.

Berikut isi pesan berantai oknum teros Kades di Sumenep tersebut :

"Assala Mualaikum Pak Kalebun,Ini Nomer Saya Jaka,Kabironya Media Harian Bangsa,Saya Saudara Sepupunya Pak Ramli Pemdes,Kemarin Saya Ke Rumah Sampean,Saya Berdua Sama Teman Saya,Tapi Saya G Ketemu Sampean,Intinya Saya Mau Ketemu Sampean Tidak Ada Apa2,Cuman Ngamponga Rajekena,Tapi Saya G Bisa Balik Lagi,Di Karenakan Saya Sibuk Ada Acara Terus,Cukup Nomer Hp Saya Ini Belikan Pulsa Aja,Saya Tunggu Pulsanya Bos,Terima Kasih," berikut bunyinya.